Showing posts with label Penting 40%. Show all posts
Showing posts with label Penting 40%. Show all posts

3.1.12

Have you ever been trapped in a bathroom?

Not to be proud, but I have… How was the story? First, let's back to Indonesian since my English isn't that good… (if there's anyone want to read the English version [like there is], contact me)

Jadi begini kejadiannya, kejadian ini terjadi pada tahun 2009 atau 2010 (agak lupa persisnya) di asrama dulu di Portugal. Sebelumnya saya gambarkan sekilas tentang kamar dan kamar mandi di asrama tersebut. Kamar yang saya tempati adalah kamar untuk satu orang, hanya kamar mandinya saja yang shared. Posisi kamar mandinya pun agak aneh (untuk shared bathroom), ia terletak di antara dua kamar penggunanya, jadi kamar mandi tersebut memiliki dua pintu, masing-masing terhubung dengan kamar para penggunanya. Karena sistem kamar mandi yang seperti ini, TIDAK DIMUNGKINKAN mengunci kamar mandi dari dalam, karena itu bisa berbahaya bagi pengguna satu lagi, andaikan saya pengguna A dan saya mengunci pintu yang menghubungkan kamar si pengguna B dan kamar mandi, kemudian saya lupa membuka kuncinya, maka si B tidak akan bisa masuk kamar mandi selama-lamanya! *berlebihan sih*. Akan tetapi, pintu ini bisa dibuka dari kamar masing-masing, supaya sang tetangga tidak bisa masuk kamarnya itu.

Sistem tersebut sedikit banyak membuat agak risih, alasannya simple, sewaktu si A sedang di kamar mandi, bisa saja si B tiba-tiba masuk! Cara yang biasanya saya lakukan untuk "memastikan" bahwa bathroommate (istilah yang jelek kayanya, artinya ambigu pula) saya tidak masuk kamar mandi adalah:
1. Mandi
2. Menyalakan keran wastafel (dilakukan dalam SEMUA kondisi pada saat tidak mandi)

dan Alhamdulillah, sampai saya selesai menjalani kehidupan di Portugal, tidak pernah rekan di sebelah itu masuk kamar mandi saat saya sedang berada di dalamnya. Lebih jauh, dari sekitar 10 bulan saya di sana, hanya sekitar 2 bulan saja kamar di sebelah saya itu terisi (jadi serasa punya kamar mandi sendiri).

Oke, kembali ke inti cerita, saat itu kamar mandi sudah serasa milik pribadi, baru 2-3 hari sebelumnya penghuni kamar sebelumnya pergi, dia hanya ke Portugal untuk sebuah training selama seminggu, lumayan tiap ada penghuni baru, kamar mandi pun dibersihkan :D Saat itu, saya berencana cuci tangan dan mandi (baru selesai makan), maka pergilah saya ke kamar mandi *serasa jauh*. Kemudian entah kenapa, saya dengan begonya mengunci pintu kamar saya dan menutup pintu tersebut. MAMPUSLAH SAYA! Namun, karena tangan kotor, saya pun tetap mencuci tangan. Waktu itu yang ada di benak saya adalah "noooo, bisa-bisa harus ngejebol pintu, berapa ya kira-kira harga pintu? bisa-bisa abis ini duit beasiswa" (entah kenapa kepikiran duit aja). Kemudian menyesal karena telah bergembira sang tetangga kamar udah tiada di sana, kan bisa gedor-gedor minta dibukakan pintu kamar mandi olehnya. Huhuhu…

Kemudian, sebuah ide terpikirkan, ide cemerlang (gak cemerlang-cemerlang banget sih), yaitu mencoba membuka pintu yang menghubungkan ke kamar tetangga, dan ternyata sang pintu tiada terkunci!!! Terima kasih wahai tetangga, meski saya lupa siapa namamu, tapi dimanapun engkau berada, semoga amal engkau diterima! Setelahnya saya pun keluar dari kamar tersebut (sempat kepikiran untuk menggunakan si kamar tetangga jika ada tamu yang datang, kan lumayan kamar gratis :P), menuju satpam di lantai atas tanpa mengenakan alas kaki, menceritakan hal tersebut ke satpam (syukurlah satpam yang ada di sana itu yang bisa bahasa inggris saat itu) dan berhasil kembali ke kamar… Setelah itu benar-benar melanjutkan dengan mandi, sesuai yang direncanakan pada awalnya.

Malamnya, saya bercerita kepada Héctor, rekan saya di sana, tentang hal itu, dia bilang "it could be worse if you were me, Zakka. I never wear clothes if I want to go taking a bath". Syukurlah saya bukan dia…

PS: Ada cerita saya kekurung di kamar yang lain waktu di Portugal juga (saya ini waktu di Portugal kok doyan ama ya kekurung :P), tapi di post yang lain aja deh, capek nulisnya…

PS2: Maaf buat yang udah request isi postingan yang lain, lain kali juga ya :D

14.10.11

Keanehan keluarga...

Ini adalah cerita nyata tentang suatu keluarga, keluarga yang tidak biasa tapi benar-benar nyata... Yaitu, keluarga saya sendiri... Eh, maksudnya keluarga dari ayah dan ibu saya, yang terdiri dari ayah saya, ibu saya, dan anak-anaknya, termasuk saya, yang paling lucu...

Beberapa keanehan, mulai dari kurang aneh sampai yang paling aneh adalah sebagai berikut:

1. Untuk yang ini, khusus untuk kami berempat (saya, kakak-kakak, dan adik), semuanya pergi... ke Eropa untuk melanjutkan S2... Gatau ini aneh ato nggak deh...

2. Membiasakan diri untuk tidak makan nasi putih di kala sarapan. Ini adalah kebiasaan yang luar biasa anehnya! Berlebihan sih, tapi ya itu... Di kala sebagian besar orang Indonesia menganggap belum makan jika belum makan nasi, kami malah sudah terbiasa dengan makanan non-nasi di kala sarapan, walau kadang-kadang makan nasi, tapi nasi goreng...

3. Untuk yang nomer ini, khusus untuk kami bertiga (saya dan kakak-kakak saya), karena selain adik saya, yang bisa dibilang agak nyeleneh, semuanya satu selera... Mulai dari musik (lagu-lagu jadul), pakaian (celana panjang non-jeans), bahkan jurusan kuliah (Informatika) pun sama... Beda sekali dengan gaya adik saya yang suka lagu-lagu rock jaman kini, pakaian-pakaian yang gayanya aja terlihat beda, dan jurusan yang juga beda sendiri, yaitu SBM...

4. Momen wisuda bisa dianggap momen yang biasa-biasa saja... Tidak ada bedol desa untuk menghadiri wisuda anggota keluarga yang lain... Sebagai catatan, satu-satunya wisuda saudara saya yang saya hadiri adalah wisuda kakak kedua saya, itu pun karena saat itu saya bertindak sebagai salah satu panitia wisudaan tersebut :D

5. Masih menyambung dengan nomer 4, tidak ada foto-foto wisuda... Silakan datang ke rumah (ayah) saya, maka tidak akan Anda dapati satupun foto wisuda! Oh well, ada satu deng, foto ayah saya sewaktu lulus S2, berjabat tangan dengan rektor saat itu, Pak Kusmayanto, tapi that's it! Gak ada lagi...

6. [UPDATED!] Lagi-lagi yang ini khusus untuk kami bertiga (saya dan kakak-kakak saya). Kami bertiga menikah dengan rekan kuliah, satu ITB, satu fakultas, satu program studi, dan bahkan satu angkatan... Hehehe

27.11.10

Dream on dream on...

Keep on dreaming, friends...

Bermimpi memang tidak ada salahnya, masih berkaitan dengan KTT (Khayalan Tingkat Tinggi) (baca juga: Perusahaan Penerima Pekerja dan kehancuran dunia IT), kali ini saya memiliki ide lain, terutama berguna untuk orang dengan mobilitas tinggi dan lebih terutama lagi, untuk negara dengan kualitas internet pas-pasan (saya tidak akan menyebutkan contohnya) :D

Ide yang saya mimpikan ada 2, yang pertama adalah... TRANSFER BANDWIDTH...

Jadi, meski rekan-rekan sudah bisa membayangkan, saya akan menjelaskan sedikit.. Pada saat dua orang, yang satu kaya bandwidth (A) dan yang lainnya miskin bandwidth (B), sedang online bersama... Nah, si B bisa meminta bandwidth beberapa puluh kilobyte(atau ratus kilobyte, atau beberapa megabyte, atau sesukanya lah, tergantung keinginan dan kesepakatan antara A dan B) kepada si A, dan kemudian dia bisa memanfaatkannya... Andai teknologi ini benar-benar terlaksana, hmmm, mungkin bisa dijadiin lahan bisnis juga tuh, seperti "sedia bandwidth sampai 5 Megabit per second hari ini! langganan bandwidth hanya 100 ribu per bulan", sepertinya seru sekali yaaaa... Ihihihi...

Permasalahannya adalah, si penerima (B) masih memerlukan bandwidth (sedikit) untuk menerima transfer-an bandwidth dari si pengirim (A). Oleh karena itu, diciptakanlah ide kedua!! (kaya ide itu apa aja, harus diciptakan segala) Ide kedua dari saya ini adalah, BANDWIDTH STORE!!

Nah yang ini keliatannya jauh jauh lebih asik lagi... Jadi kita bisa menyimpan bandwidth ke dalam suatu drive (hard drive, flash drive, atau mungkin perlu dibuat drive khusus untuk penyimpanan bandwidth). Bahkan di wilayah dengan bandwidth pas-pasan pun, teknologi ini akan sangat membantu. Bayangkan saat kita tidur, kita menyimpan semua bandwidth yang bisa kita peroleh ke dalam drive, kemudian saat kita bangun, tiba-tiba kita mendapati drive kita sudah berisikan bandwidth sebesar 5 GB download dan 1 GB upload... Coba bayangkan jika ini terjadi saat kita mau pulang kampung, yang tidak ada koneksi internet... Kita tetap bisa berselancar di kampung halaman! Jika ide ini benar-benar bisa terealisasikan, sungguh kasian ISP-ISP yang bertebaran di luar sana, sepertinya gak banyak yang masih digunakan di dunia ini... Hwehehehe...

Andai dua ide ini terwujud, nikmatnya hidup ini... Wawawawawa

5.10.09

Kisah (sedih) sang pencari beasiswa

Alhamdulillah, 4 hari lagi tepat sebulan sudah saya di sini. Di tanah kelahiran Christiano Cristiano Ronaldo, Luis Figo, Rui Costa, serta Jose Alferez (yang terakhir nama dosen, gak penting banget yaa). Bagaimana perasaannya, well, sejauh ini lumayan, meski kota tempat saya tinggal, yaitu Caparica adalah kota yang bisa dibilang sangat kecil... Sepi banget disini. Bukan cuma orang-orangnya, tapi juga bangunannya, dikit bangeeeet... Kalo menurut saya sih kaya gini deh, bayangkan lagi di jalan tol Cipularang, terus di KM 70an tiba2 ada universitas, maka itu lah universitas tempat saya menimba ilmu, yaitu Universidade Nova de Lisboa (meski universitas ini gak ada di Indonesia sih). Mungkin agak terlalu ekstrim, tapi emang sepi banget daerah universitas ini sepertinya, jauh dari peradaban :D

Oke, langsung cerita dikit deh tentang kehidupan awal saya disini, dan saya mengambil sudut terbalik dari yang biasanya digembor-gemborkan di media massa cerita orang-orang yang berkuliah di luar negeri, tentang betapa serunya itu dan lain-lain, saya justru mengambil sisi tidak enaknya.

**DISCLAIMER: isi blog ini tidak bermaksud menakut-nakuti mereka yang berminat berkuliah di luar negeri, jadi jika anda khawatir takut setelah membaca tulisan ini, mending jangan membacanya. Segala efek samping (jika ada) dari isi blog ini tidak ditanggung oleh penulis**

Maka, pada tanggal cantik, 090909 (9 September 2009, red), bersiaplah saya berangkat menuju travel Cipaganti yang terletak di jalan Dipatiukur. Kesedihan pertama sudah muncul, ketika harus berpisah dengan rumah tercinta, dengan kakak pertama dan kakak ipar pertama, serta dengan keponakan kedua, agak basah sedikit mata ini, tapi masih bisa ditahan. Maka sampailah saya (diantar oleh adik, nenek, keponakan pertama, serta orang tua saya), kesedihan kedua, ketika berpisah dengan para pengantar (selain orang tua saya) sampai di travel... Akhirnya saya pun berjalan-jalan, sok-sok melihat-lihat pemandangan di luar, supaya tidak terlihat oleh orang tua saya :D Sampai di bandara sekitar pukul 5.30 sore, segeralah saya check-in dan mengurus bebas fiskal, untuk kemudian keluar lagi, menikmati berbuka di Indonesia terakhir untuk tahun 2009 bersama kedua orang tua saya. Dan kesedihan saya tidak bisa terbendung ketika akhirnya masuk lagi, berpisah dengan kedua orang tua saya untuk selanjutnya menaiki pesawat. Sebelumnya, beberapa rekan saya sudah menelpon dan meng-SMS saya selama di bandara (terima kasih buat semuanya). Akhirnya, sampai di atas pesawat, saya mencoba menelponnya, dan benar-benar sedih, untungnya si pramugari baik dengan memberikan tisu dalam keadaan pesawat masih cukup sepi, jadi HARGA DIRI saya masih terselamatkan.

Maka perjalanan pun dimulai, saya sempat transit di Singapura sebentar, untuk kemudian berlanjut ke Frankfurt, transit cukup lama di Frankfurt (sekitar 3 jam), untuk kemudian menaiki pesawat ke Lisbon, Portugal. Sampailah saya di Lisbon pada hari Kamis, 10 September 2009, sekitar pukul 11.30 siang waktu Lisbon (GMT+0). Kemudian menuju asrama, sebenarnya ada dua pilihan, taksi atau kendaraan umum (bus + kereta + tram), tapi karena saya belum tahu apa-apa, saya tidak berani nekat dan memilih menggunakan taksi.

Rupa-rupanya tempat saya tinggal ini benar-benar jauh dari "peradaban", benar-benar sepi. Sampai di kamar, saya langsung menyalakan laptop saya, dan untunglah ada wireless connection disediakan oleh asrama (meski memblok Youtube, Rapidshare, Torrent, dan file-file semacamnya), dan mulailah saya ceting dengan beberapa orang yang kebetulan online pada saat itu. Setelah sekitar satu jam, saya pun duduk di tempat tidur saya... Tiba-tiba teringat masa-masa perpisahan, dan saya pun sedih lagi...

Hari kedua, saya mencoba ke kampus, melapor kedatangan. Dan diberitahukan bahwa untuk membuat akun bank, harus memiliki fiscal number atau semacamnya, yang membuat ngerasa repot bener sih. Sampai hari ini, hal sedih yang pertama saya ketahui adalah, semua peraih beasiswa Erasmus Mundus yang lain berasal dari negara yang bahasa nasionalnya Spanyol, yang cukup dekat dengan bahasa Portugis, jadi merasa benar-benar sendirian deh. Kemudian saya ke Lisbon untuk solat, sambil berharap 1-2 orang Indonesia disana, tapi sayangnya tidak ada sama sekali... Bener-bener merasa sendiri di negara ini. Fuuuh.

Hari-hari berikutnya (selama sekitar 4 hari), biasanya sedih saat sahur ato berbuka, karena kangen makan sama keluarga, juga sedih kalo ceting ma orang tua di Indonesia sana ato saat menelpon/ditelpon mereka. Tapi hari-hari setelahnya, alhamdulillah, sepertinya sudah bisa menerima keadaan, apalagi setelah berkenalan dengan beberapa orang di asrama ini, ada orang Portugal (pastinya), ada orang Meksiko, ada orang Spanyol, ada orang Rumania, ada orang Mozambik, ada orang Cina (tapi mereka gaulnya ama orang-orang Cina doang nih) dan bahkan ada orang Timor Leste! Lumayan lah, at least ada yang bisa berbahasa (mirip) Indonesia juga lah, meski si orang Timor ini lancar berbahasa Portugis juga sih.

Yah, masalah makanan, orang Indonesia, komunitas Islam adalah masalah lumayan besar disini. Susah sekali mencari daging halal (harus ke Lisbon bagian ujung utara), akhirnya saya makan ikan aja terus deh... Hahaha.

Terakhir, rencana saya, akhir tahun ini kan mau main-main ke tempat kakak-kakak saya (di Jerman dan Belanda), maka dengan semangat 23 (semangat seseorang saat berusia 23 tahun) berangkatlah saya menuju International Office di kampus bersama seorang rekan saya, menanyakan tentang pembuatan residence permit (soalnya Portugal ini punya kebijakan payah banget, kalo seseorang mau studi maka dapetnya visa Portugal doang, bukan Schengen, padahal negara-negara lainnya bakalan ngasih visa Schengen), karena dengan memiliki residence permit, saya sudah diperbolehkan jalan-jalan ke 25 negara Schengen (termasuk Jerman dan Belanda) seenaknya. Tapi rupanya harapan ini agak-agak hancur karena ternyata pembuatan residence permit baru diperbolehkan satu bulan sebelum visa habis, padahal visa saya baru habis akhir Desember, dan pembuatannya memakan waktu satu bulan, padahal rencananya tanggal 20an saya sudah ingin berangkat ke Jerman. Akhirnya, saya mengambil keputusan untuk membuat visa wisata ke Schengen saja. Bela-belain lah, keluar uang "sedikit" gak apa-apa...

Jika rekan-rekan berminat kuliah dan memiliki mental anak-rumahan seperti saya, jelas Portugal bukan pilihan bijak, tapi Belanda, Jerman, Prancis, Inggris, Austria, Belgia, Italia dan lain-lain (sepertinya semua negara Eropa bagian Barat) sepertinya jauh lebih baik, terutama dalam usaha pencarian teman. Tapi jika ingin tempat yang lebih hangat, lebih adem, Portugal (atau Spanyol) mungkin pilihan yang lebih tepat, soalnya disini hangat, bahkan saat ini juga masih hangat, padahal di beberapa daerah yang lebih utara (Jerman, Belanda, apalagi Swedia atau Finlandia), temperaturnya sudah mencapai 10 derajat celcius. So, happy scholarship hunting!

26.3.08

Kebodohan di dunia IT...

Pertanyaan: Kebo kebo apa yang salah? Jawab: kebodohan...

Okey... kita masuk ke intinya, inilah kebodohan dalam dunia IT yang pernah saya lakukan...
1. Waktu jaman-jaman masih muda, kan sempet tuh KP (padahal gak nyampe setaun yang lalu). Nah, terus tuh si Antok (bukan nama samaran) minta dikirimin suatu file (berkas) (saya juga lupa filenya apa). Terus karena saya berprinsip "di dunia gak ada yang gratis, mau masuk WC aja bayar", maka saya berniat mem-password (sandi) berkas tersebut. Kemudian, saya tidak mau si Antok bisa meng-copy paste passwordnya, alhasil dengan segala niat saya membuat berkas .jpg (JPEG) untuk menuliskan sandi dari berkas tersebut. Setelah itu berkas sandi tersebut saya satukan bersama dengan berkas yang diminta oleh Antok, kemudian saya buat menjadi archive (arsip) menggunakan Win***, dan saya sandikan arsip tersebut, tentunya dengan sandi yang tadi saya tuliskan di dalam berkas sandi (yang .jpg itu loh).

Sudah terlihatkah kebodohannya? Masih belum? Oke... Kita lanjutkan saja ceritanya...

Keesokan harinya, Antok mengirim pesan singkat (mengirimkan sms) ke saya... Dia bertanya kurang lebih begini, "Zak, password buat extract-nya apaan?" Tentunya saya dengan gaya yang pongah menjawab "Loh, kan ada di file .jpg-nya", dia pun membalas lagi "Loh, file itunya juga kan di dalem archive, gimana bisa liat. Yaudah sekarang smsin aja passwordnya". Saya pun terdiam... tak kulakukan... Apa yang tak kulakukan? Tentunya saya hanya bisa mengirimkan pesan singkat ini ke Antok "Sori Tok, saya juga dah lupa apa passwordnya, saya kirim ulang deh filenya, tanpa password!".

2. Kemaren, waktu bantu2in si Upik (lagi2, bukan nama samaran) yang sedang meng-install ulang komputernya yang katanya sih sering BSOD (bukan Bumi Serpong Of Damai). Terus dia minta kirimin ***RaR (sama ama yang di nomer 1), dan setelah cari sana cari sini, saya kirimkanlah berkas-berkas yang dibutuhkan ke si Upik. Karena berkasnya ada beberapa, ya saya arsipkan biar lebih gampang...

Sekarang, jelas terlihat dong kebodohannya? Masih aja belum? Pasti logikanya sedikit nih... Oke lanjut aja...

Terus setelah berkasnya terkirim, si Upik nanya (via YM), "Zak, ama si Yaho* kedetect ada virus nih, pasti gara2 ada .exe nih", saya pun bales, "waduh gimana ya, bingung juga" (dan dalam hati masih yang terpikir adalah, kayanya kirim ulang aja, terus si .exe-nya ganti aja jadi .txt, kan gak kedetect virus tuh.. gapapa kayanya ngirim agak lama lagi, yang penting si Upik dapet)... Tak lama berselang (halah bahasanya), si Upik nanya lagi, "Zak, kok file-nya .rar sih, aku bukanya pake apa?"... Ku terdiam... tak kulakukan... Kali ini pun, sekali lagi hanya bisa berkata "saya kirim ulang deh", dia pun membalas "jangan di-rar ya"...

Sudah cukup bodohkah saya? Masih belum? Oke, ini yang terakhir, tapi yang terakhir ini kebodohan rutin yang saya lakukan...

Kalo ada orang minta berkas dalam jumlah yang banyak dan ia memberikan Flash Disk-nya (FD) ke saya untuk minta dikopikan, kemudian berkas-berkas tersebut belum terbungkus dalam satu tempat (di satu direktori misalnya), biasanya saya buat direktori dulu di komputer saya, buat menyimpan berkas-berkas tersebut... Dan biasanya setelah berkas-berkas tersebut terkumpul, saya langsung menekan icon "Remove Hardware" yang ada di kanan bawah...

Udah tau kan bodohnya dimana? Kalo masih gatau, pasti kamu gak masuk 10 besar diantara temen2mu di Who Has The Biggest Brain ya?

Jelas kan kebodohannya? Saya langsung me-remove itu hardware sebelum mengkopikan berkas-berkas tersebut! Jadilah pada saat saya mengembalikan FD ke sang pemiliknya, dia biasanya bertanya, "loh, filenya dimana Zak?", dan biasanya dengan cukup cepat saya balas "lah kan ada tuh folder blablabla", dan pasti langsung ditimpali "gak ada tuh Zak"... Setelah cek sana cek sini, akhirnya berkesimpulan, berkas-berkasnya belum dikopikan... Dasar bodoh...

[OOT mode]
Masih berkaitan dengan kebo... Pertanyaannya adalah: Kebo apa yang bosan dan gak berat? Penjawab benar pertama (selain orang-orang yang main kartu bareng yang udah tau waktu itu) ditraktir makan apapun dimanapun* :D

*Syarat dan ketentuan berlaku (akan di-publish kemudian)
[/OOT mode]

2.12.07

Pilih-pilih Dosen TA...

Okey, berhubung gak ada ide mau nulisin apa-apa dan karena blog ini udah kosong selama bulan November, saya jadi pengen nulis sesuatu, tentang dosen...

Tenang, saya gak akan ngomongin dosen, saya cuma mau membicarakan tipe-tipe dosen, khususnya dalam hal ini dalam masalah Tugas Akhir, karena emang topik yang satu itu agak-agak sensitif di kalangan anak IF 2004, jadi seru aja kalo diomongin...

Beberapa tipe dosen itu kaya gini (tipe dibawah ini tidak bersifat disjoint, artinya mungkin aja ada dosen yang tergabung dalam 2 tipe):
1. Dosen yang pengen anak didiknya lulus dengan cepat, gak begitu peduli bagaimana hasil TA-nya, hanya jadi "sampah" atau hanya jadi bungkus gorengan... Gak salah, tapi kesan TA-nya jadi kurang berasa, tapi jelas itu bukan masalah besar...

Dosen-dosen bertipe ini biasanya punya banyak ide "cemerlang" untuk memberikan judul ke mahasiswanya... Ia cukup memikirkan satu judul yang mungkin, kemudian ganti sedikit judul, dan jadilah satu topik, ganti dikit lagi, dan satu topik baru, perluas dikit, judul lagi, pokonya andai ada 100 hal yang bisa dibahas di 100 bidang, maka ada 10000 kemungkinan judul...

2. Dosen yang suka riset, kemudian dia saking sibuk/malasnya ngasiin semua hal yang mungkin dia riset ke mahasiswanya... Dosen ini tipikal dosen yang antusiasmenya tinggi dan sangat beruntung... Soalnya nantinya riset ini bisa dia pelajari, jadi TA selain memperluas ilmu si mahasiswa juga ikut memperluas ilmu si dosen...

3. Dosen yang suka bingung ngasi judul apa, jadinya si mahasiswa yang harus berusaha mencari topik yang sesuai untuk dosen yang bersangkutan... Dosen seperti ini biasanya sibuk di luar kampus, alias sulit ditemui...

4. Dosen tipe pemikir cepat... Dosen ini biasanya setelah ditemui mahasiswa, bakal bertanya balik dulu ke mahasiswanya, "Kamu mau TA tentang apa?", setelah si mahasiswa menjawab, si dosen berpikir sejenak, kemudian dia tiba-tiba berkata, "Saya ada ide nih, gimana kalo xxyyzz aja?"

5.1. Dosen super teliti... Intinya, mahasiswa yang bimbingan sama dosen bertipe seperti ini bimbingannya pasti jumlahnya cukup besar, soalnya biasanya dosen tipe ini sangat teliti, setiap keanehan, kesalahan, ketidakmengertian, ketidaktepatan langsung di-"hajar"... Merupakan kebalikan dari 5.2

5.2. Dosen kurang teliti... Dosen yang jarang benar-benar membaca proposal TA dari mahasiswanya, ia kurang memperhatikan struktur kalimat yang disusun mahasiswanya, kurang memperhatikan syarat-syarat sebuah proposal yang benar, dan lain-lain... Merupakan kebalikan dari 5.1

6. Dosen pemerhati kebutuhan... Dosen ini melihat kondisi yang ada pada umumnya, kemudian untuk memperbaiki keadaan, dosen ini memberi usul TA kepada mahasiswa...

7. Dosen yang belum boleh jadi pembimbing 1 TA... Dosen ini masih menunggu SK... (gak penting nih)

Yah, segitu aja deh, untuk semua yang merasa dosennya tergabung dalam salah satu tipe diatas, mohon jangan tersinggung dan berniat ganti dosen pembimbing... Buat dosen yang merasa tergabung di dalam salah satu tipe diatas juga dimohon tidak tersinggung... Ini bukan kritik atau singgungan, hanya analisis...

27.6.07

True Friend Test

Iseng-iseng ikutan yang lain ahhh

Monggo diisi deh...


Leaderboard

16.6.07

Terkutuklah wahai engkau...

Oke... Jangan dulu menduga yang aneh-aneh dari judulnya doang... Jangan juga judul itu ditambahin dengan kata-kata "ibu bapak guru" karena itu sebenarnya lagu "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" tapi kata 'terkutuk' harus diganti jadi 'terpuji'...

Jadi, sebenernya maunya apa coba? Taelah, jadi inget postingan yang
ini deh, pake kata-kata maunya apa...

Oke, tadi cuma introduksi gak penting... Kita masuk ke intinya aja...
KUTUK, mendengar kata-kata ini saja, orang langsung merinding, bulu kuduknya berdiri, denyut nadinya bertambah cepat sampai 2 kali lipat, dan lain-lain (berlebihan banget sih)... Kutukan adalah kutuk diberi akhiran -an, akhiran sendiri adalah lawan dari awalan, ada banyak jenis-jenis awalan... Mulai gak penting deh... Berlatih
Ngemeng nih...

Kesimpulannya, kutukan itu biasanya datang dari sesuatu yang lebih berkuasa kepada sesuatu yang lain yang kurang berkuasa (kesimpulan dari mana nih?), seperti, Malin Kundang dikutuk ibunya jadi batu, anak yang tidak soleh dikutuk gak sukses-sukses, kutukan 2/4 (ini ketukan deng) dan lain-lain...

Saya sendiri tidak percaya akan adanya kutukan... Apalagi yang berbau-bau mistis, seperti manusia dikutuk jadi kucing, kucing dikutuk jadi jerapah, jerapah dikutuk jadi sapi, disembelih, dipotong-potong, dimasak, siap untuk dihidangkan selagi panas... Mak nyesss... Sori gak jelas lagi...

Meski tidak percaya akan adanya kutukan, tapi saya merasa saya dapet kutukan... Kutukannya sangat mengerikan, pokonya membuat orang yang mendapat kutukan ini kena kutukan! Gile gak tuh...

Nama kutukannya adalah kutukan XX9X.
Kutukan apakah ini?
Kalo anak IF sih harusnya dah tau jenis kutukan apa itu, tapi biar rame, saya ceritain deh...

Sejak tingkat 2, mahasiswa IF dikenalkan dengan matakuliah XX9X yang berasal dari laboratorium Sistem Tersebar... Kenapa saya sebut kutukan? Karena sejak tingkat 2 sampe sekarang udah ampir lulus (cieee ampir lulus, KP aja belum..), semua nilai matakuliah IFXX9X saya selalu B!!!

Apa ajakah matakuliah IFXX9X itu? IF2191 (Orkom Marikom I), IF2291 (Orkom Marikom II), IF3191 (OS), IF3291 (Jarkom Marikom), en IF3292 (Progin Marogin), semua B! Gila gak sih... Ini keajaiban alam... Aku mempercayainya... Andai tidak ada matakuliah XX9X, saya gak bakal dapet 3 + 3 + 4 + 4 + 2 SKS = 16 SKS B (mungkin jadi C :-P)

Udah sih, intinya cuma mau ngasitau aja, matakuliah XX9X itu menyebalkan. Jadi, jelas di tingkat 4 gak pake ngambil matakuliah yang ada angka 9-nya didigit ke 5 (YYXX9X)... Huhh, dasar Sister (loh, kok jadi jelek2in Lab?? :-P)

*Tapi ada keanehan sedikit sih, waktu tingkat 1 ada IF1191 (Pemrograman Web), bisa dapet A.. Gatau sih, mungkin kutukannya bisa dibelokkan (??)

4.6.07

...

Sekitar seminggu yang lalu... Buka FS alias Friendster (hari gini masih maenan friendster???)

Terus iseng-iseng liat profil sendiri... Loh? Loh? Testinya nambah? Perasaan gak pernah nge-approve...

Ternyata, sekarang gak perlu approval lagi... Terus namanya bukan testi tapi comment... Waduh, enak juga, bisa nulis yang aneh-aneh dong dan orangnya gatau :))

Udah ah... Postingan gajelas... Maklum jarang gaul ama FS lagi...

13.5.07

Jereng jengjeng...

Okeeee... Setelah ampir sebulan lamanya saya tidak memposting... Akhirnya saya posting lagi.. Untuk pertama kalinya di Bulan Mei nih... Lumayan daripada lumanyun...

Posting tentang apaan yaa?? Bingung nih...Tidak, saya tidak boleh bingung! Harus tetep semangat Zak!
Emm, posting apaan yaa?? Waduh bingung nih...

Oke, tentang ini aja deh... Jangan, tentang itu aja, aduh bingung nih, temanya kurang menarik seperti tali, wakss, gimana yaa, udah yang ini aja, tapi kayanya bagusan yang itu... Ya sudah suitan dulu...

* Ceritanya lagi suit antara tangan kiri lawan tangan kanan *
....

Oke, diputuskan temanya tentang ITU!!!
Apakah itu? Jadi ceritanya mau bikin pooling polling yang ditentuin ma diri sendiri aja deh... Pooling Polling tentang anak-anak IF'2004, yang bikin saya, yang milih saya, yang ngatur saya, terserah dong, blog-blog saya juga kok! Kalo nantinya para panitia buku angkatan mau bikin pooling polling sejenis buat buku angkatan, maapkan saya sudah mendahului... Hehehe...

Untuk membatasi, kita pilih bagian yang positif-positif saja, jadi bagian-bagian seperti terjelek, ternakal, terbodoh, de el el, gak akan ditulisin di sini... Kenapa? Ya, baca lagi dong yang di-bold diatas!

Oke, kita mulai aja, sebagai catatan saya tidak akan menuliskan nama sendiri, yaitu Zakka... Alasannya apa? Ya, baca lagi dong yang di-bold diatas!
Terbaik (hati-hati, sangat subjektif), dan nominasinya adalah:
--> Momon
--> Rynso
--> Tyo

Terlucu, dan nominasinya adalah:
--> Ririn
--> Upik
--> Ami

Terpintar, dan nominasinya adalah:
--> Fajrin
--> Anda
--> Hadi

Ter-IF (pokonya, gak salah deh masuk IF), dan nominasinya adalah:
--> Robbi
--> Masykur
--> Antok

Tersemangat, dan nominasinya adalah:
--> Olip
--> Ivan
--> Ririn

Terrame, dan nominasinya adalah:
--> Ivan
--> Anda
--> Dadan

Terrajin, dan nominasinya adalah:
--> Anda
--> Fitri
--> Soto

Terganteng
Tercantik
Dua nomer ini saya hilangkan karena akan menimbulkan polemik yang berkepanjangan...

Ter-HMIF (maksudnya, dimana ada kegiatan HMIF, disitu ada dia, udah kaya kucing dan anjing gula dan semut deh), dan nominasinya adalah:
--> Olip
--> Vicky
--> Iqbal

Ter-pusat (rajin di kegiatan terpusat), dan nominasinya adalah:
--> Ade
--> Fajrin
--> Olip

Ter-gampang ketawa, dan nominasinya adalah:
--> Lafra
--> Fitra
--> Dila

Ter'gila' (maksudnya, suka melakukan kekonyolan yang lucu, ini masih dikategorikan hal yang positif loh), dan nominasinya adalah:
--> Fajrin
--> Ilham
--> Upik

Tersporty, dan nominasinya adalah:
--> Ade
--> Ahmy
--> Made

Terramah, dan nominasinya adalah:
--> Aji
--> Syaugi
--> Julian

Ter-jiwa bisnis, dan nominasinya adalah:
--> Dadan
--> Fitra
--> Syaugi

Tergaul (dalam lingkungan IF'04), dan nominasinya adalah:
--> Olip
--> Simon
--> Fajrin

Terkreatif, dan nominasinya adalah:
--> Manda
--> Mamat
--> Ibi

Tadinya mau ngasi link ke nama-nama yang saya sebutin di atas... Tapi capek ah ngetikinnya...

Ada yang mau nambahin nomor? Ato ada yang mau memilih diantara para nominasi yang saya sebutkan? Ato ada yang tidak setuju dengan nominasi yang saya berikan dan ingin memberikan pilihan lain? Monggo atuh ditulis di komen sajeee...

Kalo ada yang gak suka dengan pilihan saya, saya punya pendapat sendiri... Ya, baca lagi dong yang di-bold diatas!

Ingin tau siapa pemenangnya? Kita tanya gali lubang! Eh, silakan saksikan saja secepatnya di blog yang sama pada waktu yang akan datang... Sampai jumpa! Ditunggu loh komennya

18.1.07

Seberapa GB-kah engkau??

GB disini bukan komik Golden Boy yang sempat marak di pasaran... Bukan pula nama tempat penyewaan buku di daerah Cisitu sana (eh, Cisitu Lama), GB disini adalah Gaji Buta, yup Gaji Buta, sekali lagi... Gaji Buta...

Okey2, Gaji Buta disini bukan berarti orang buta dapet gaji, karena kalo itu wajar, apalagi kalo orang buta itu kerja...

Gaji Buta disini adalah Gaji Buta yang itu tuh... coba deh baca di sini.

Ok, sebelum menilai seberapa gaji buta diri Anda sendiri, bagaimana kalo saya menilai seberapa gaji butanya saya... Hehehe. Kita liat di semester ini aja.

Nah karena tidak ada patokan yang pasti tentang bagaimana kriteria orang yang gaji buta, maka saya bikin teorema sendiri aja deh...

Jika jumlah anggota kelompok suatu tugas adalah n (n bilangan bulat, n lebih dari 1), maka orang yang malas adalah yang kerjanya kurang dari 1/(n+1) total tugas. Kemudian jika kerjanya kurang dari 1/2n total tugas, maka ia mendapat gaji buta, kemudian jika kerjanya kurang dari 1/4n, maka ia gaji buta total. Sebaliknya, orang yang bekerja lebih dari 1/(n-1) total tugas disebut pekerja keras, dan jika ia bekerja lebih dari 2/n total tugas, maka ia adalah pekerja keras total... Sedangkan jika seseorang mengerjakan tugas lebih dari 4/n, maka ia disebut single fighter

Okey, teorema dah ada, sekarang langsung pakai ke aplikasi aja...

IF3111 Basis Data: kerjaku di sini kayanya gak banyak2 banget, tapi kayanya saya mengerjakan semua yang seharusnya saya kerjakan dengan baik... Yah, minimal 15% kerjaan deh. Karena total anggota kelompok ada 6, jadi malas itu jika kurang dari 1/7 = 14,28%, dan pekerja keras itu jika lebih dari 1/5 = 20%.. Jadi masuk orang normal nih :)

IF3131 Intelijensi Buatan: karena anggotanya beda2 tiap tugas, kita bahas per tugas aja...
  • tugas presentasi (CSP: Arc-Consistency), kayanya kerjaku banyak (gak maksud nyombong), tapi emang kenyataannya gitu... Mulai dari mencari ide(7,5%), mengerjakan bagian terbesar(25%), mengerjakan bagian yang kecil-kecil sebagian(5%), finishing touch(5%), bikin presentasi(5%). Totally, sekitar 47,5%... Karena anggota kelompok ada 5, malas itu berarti kurang dari 16,66%, pekerja keras itu lebih dari 25% (okey, saya masuk pekerja keras)... Hmmm, let me think, pekerja keras total itu lebih dari 40%, dan single fighter berarti harus lebih dari 80%, dan berarti saya jadi pekerja keras total di tugas ini... Hehehehe

  • tugas Vision dan Robot: kerjaku gak banyak nih... Mungkin cuma sekitar 15-20%-an, anggota kelompok itu 5 orang kalo gak salah, berarti malas jika kurang dari 16,66 % dan kerja keras kalo lebih dari 25%. Berarti malas gak ya? Karena bagian yang kurang dari 16,66% cuma 1/3 dari kemungkinan total kerjaku, jadi gak malas ya :D (mulai licik :P)

  • tugas Tambahan (buat nambah nilai): kerjaku sangat sedikit! Abis emang awalnya gak niat, en cuma bertujuan ngelengkapin aja, soalnya kasian kan kalo sekelompok cuma ber-3 (alesan aja). Kalo saya itung2, kerja saya mungkin sekitar 10-15% doang... Hahaha. Karena anggota kelompok ber-4, berarti malas itu kalo kurang dari 20 %, GB itu kurang dari 12,5%. Oh my God, berarti saya setengah GB dong :( Tau gini gak ngerjain ya :))

  • PR (D-Separation): Hohoho, kalo yang ini kayanya saya ma Sher cukup rata baginya, 50-50 lah, gak malas gak kerja keras...

IF3171 Sistem Informasi: tugasnya hanya ada satu, kerjaku gak parah-parah amat, seenggaknya yakin deh kerjaku sekitar 25-30%, dan malas itu kurang dari 1/4 = 25%, jadi pas-pasan gak malas dong :-D

IF3191 Sistem Operasi: kalo yang ini, kerjaku dikit juga, tapi cukup jadi penyelamat (penemu bug cukup besar dalam program). Tapi tetep performasiku cukup rendah untuk yang satu ini, mungkin sekitar 15-20% total tugas... malas itu kurang dari 1/5 = 20%, dan malas total itu kurang dari 1/8 = 12,5%... Yah, jadi masuk orang malas dong...

IF5055 Sistem Temu Balik Informasi: yang ini, tugasnya hanya sekali, saya yakin performa saya cukup baik, karena ikut meng-handle tugas orang sakit (sori loh, Fit), jadi kerjaku sekitar 25-30% lah... Kerja keras jika lebih dari 1/4 = 25%, berarti saya termasuk anggota pekerja keras :D (meski gak masuk pekerja keras total, soalnya harus lebih dari 40%)

TI4051 Manajemen Industri: kayanya gak ada tugas kelompok tuh

KU4024 Penulisan Karya Ilmiah: sial, nilai C pertamaku nih!!!! Gak ada tugas kelompok juga..

Oke, diliat dari data diatas, kayanya performansi saya harus banyak ditingkatkan, karena sebagian besar berada dibawah rata-rata (Rata-rata itu berarti ngerjain tepat 1/n bagian tugas), mungkin karena sebagian besar saya sekelompok ma F*jrin, jadi karena udah ada pekerja keras, jadi hampir malas :)). Oke semester depan harus lebih baik...

Bagaimana dengan Anda, GB-kah Anda????

8.11.06

SMS...SMS...

Postingan ini bukan bertujuan mempopulerkan lagu "SMS dangdut", cuma bingung aja judulnya enaknya apa... Hehehehe

Lebaran kemaren, seperti lebaran pada umumnya, adalah saat menghamburkan pulsa sms, dan tentunya saat-saat menerima banyak sms (yang pada akhirnya saya simpen semua smsnya), tercatat 52 sms masuk, yaitu dari (order by appearance):
putrabanten (kata kang ivan, ini tuh putra koord taplok OSKM 2005), BJ, Idam, Shanti, Arya, Ridwan, Fajrin, Budiono, Fitri, Ami, Anda, Bahari, Eka, Angela, Ade, Ahmy, Hanin, Fata, Vinta, Sapla, Mita, Rynso, The Great Rija, Nitia, Dita, Sila, Moren, Fitra, Puri, Sherbay, Mamat, Devi, Ivankur, Vicky, Chandra (di luar dugaan, kan?), Uti, Iqbal, Renti, Hasan, Mira, Desmond, Vania, Rubby, Irvan, Diah Eka, Nanto, Windarto, Esa, Arian (Aki), Ibi, Rindu dan Bram..
Sms pertama diterima tanggal 20 Oktober 2006 (hari Jumat loh) pada pukul 14.42 dan sms terakhir diterima tanggal 2 November 2006, pada pukul 19.15..

Makasi buat semuanya yang udah ngirim sms lebaran dan udah berniat ngirim sms lebaran (mungkin kena pending hingga batas waktu yang tak-jelas)...

Tapi sebenernya inti dari postingan ini bukan yang diatas, akan tetapi kategorisasi sms...
Sms (dalam hal ini, sms lebaran) menurut saya sendiri dapat dikategorisasikan berdasarkan beberapa hal... Check it out!

Sms berdasarkan cara pengirimannya:
1. Sms template (sama ke semua orang)
Contoh pengirim sms: Idam, Shanti, Arya
2. Sms template + sedikit personalisasi (biasanya si pengirim cukup niat untuk menuliskan nama si penerima diakhir / awal sms)
Contoh pengirim sms: Sherbay, Anda
3. Sms balasan (biasanya si pengirim dapet sms dulu, terus bales, biasanya "sama-sama", "... juga", dll)
Contoh pengirim sms: Angela, Bahari, Eka
4. Sms personal (biasanya murni dikhususkan untuk satu orang [kurang cocok diberikan ke orang lain])
Contoh pengirim sms: Uti, Iqbal

Sms berdasarkan isinya:
1. Sms standar (isinya, "maaf lahir batin", "met idul fitri", dll)
Contoh pengirim sms: Fajrin, Budiono, Hanin
2. Sms tak-standar (ada bagian humor ato bagian yang anehnya)
Contoh pengirim sms: Hasan, Essa, Rynso

Sms berdasarkan bahasa isinya:
1. Sms bahasa-indonesia
Contoh pengirim sms: Fata, Sapla
2. English sms
Contoh pengirim sms: Mamat, Ridwan, Ami
3. Sms bahasa-daerah
Contoh pengirim sms: Ade, Rubby
4. Arabic sms
Contoh pengirim sms: Nanto, Irvan

Ada lagi gak kategorisasi sms yang lain? Kalo ada silakan tulis di comment ya...

Okey, sekarang saya pengen nulisin beberapa sms yang saya anggap aneh ato lucu ato keren(maaf kalo ngambil hak-cipta):
Sapla:
"Bang sms siapa ini bang...Bang isinya pake maaf maaf...Bang udah mau lebaran nih bang...Maaf lahir bathin bang"
Rynso:
"Happy Idul Fitri 1427 H. Forgiveness is the only one I need as I've forgotten all of your fault and mistakes. From now on, we're even.. ^o^"
Sila:
"Salah,Sesal,Silap,Suntuk,Sumpek,Sinis,Sindir,Sanggah,Sumpah,Sdih,Sedu Sdan..Smuanya.Scara Slasa Sudah Solat Sunah Sama"..Sori"&Slamat Slesai Saum. :) -[Sila]"
Hasan:
"Hari ini, ktika kmenangn dkmandangkn, dosa2 bergugurn& penyair2pun bermunculan:P, Hasan mohon maaf & taqabbalallahu minna wa minkum wa shiyamana wa shiyamakum"
Essa:
"seputih COCAINE
sbening VODCA
sharum MARIJUANA
mhn maaf
walau hny skcl ECSTASY
mnl aidn wal faizin
maAf laHir bAtin..[EsSa]"

Yang mau kasi saran, kritik, tambahan, usul, dll, silakan tulis di comment yaa..

1.11.06

Lebaran...lebaran

Rada telat nih, tapi gapapa :-P

Lebaranku kali ini... Terasa agak berbeda daripada lebaran-lebaran sebelumnya...
Kenapa oh kenapa? Baca cuplikannya dibawah ini!

  1. Baru kali ini ada kebimbangan dalam hati untuk menentukan kapankah lebaran sebaiknya dilaksanakan.
    Mengapa bisa demikian? Soalnya taun ini lagi-lagi ada perbedaan pendapat tanggal lebaran, apakah senin ato selasa (ini sih perbedaan hari ya?).
    Mengapa taun-taun lalu tidak bimbang? Soalnya masih kecil, masih gak ngerti taun lalu "lawan"-nya pemerintah itu "hanya" NU, dan orang NU emang terkenal punya skill "aneh" (taun-kapan-gitu, orang NU ada yang ngaku bisa liat bulan, padahal hasil perhitungan, posisi bulan masih dibawah 0 derajat, mungkin pake mata batin, terus pas dia ditanya bentuk bulannya gimana, penjelasan dari dia sangat berbeda dari bentuk bulan seharusnya [hasil analisis / perhitungan]) jadi kurang tepercaya, sekarang kan lawannya Muhammadiyah, dan orang Muhammadiyah terkenal punya skill lebih rasional, lagipula basisnya lebih luas (padang, jogja, dll).

  2. Baru kali ini kayanya solat Ied cuma bertiga (ma ibu en adik, meski ibu di shaf perempuan), terus baru kali ini beda mesjid ma ayah (ayah khutbah di mesjid-mana-gitu)

  3. Baru kali ini pas dateng ke tempat nenek-dari-ayah (di Buah Batu, Bandung), belum ada siapa-siapa selain nenek saya sendiri. Padahal biasanya keluarga ayah saya (ayah saya, ibu saya, dan keluarga) datengnya paling akhir (maklum, jauh bung!).
  4. Baru kali ini bahkan sampe saat meninggalkan rumah nenek-dari-ayah, belum bertemu satu adik sepupupun (aneh, sepupupun :P), bahkan baru bertemu satu keluarga adik ayah saya (adik termudanya ayah saya).

  5. Baru kali ini abis dari rumah nenek-dari-ayah ke Ciwidey untuk mengunjungi saudara-saudara (karib-kerabat) ayah saya yang saya sendiri kurang kenal (kayanya belum pernah ketemu sebelumnya :P)

  6. Baru kali ini ke rumah nenek-dari-ibu (di Menteng Asri, Bogor) pada hari-(H+1), biasanya pas hari-H (biasanya abis Dhuhur)

  7. Baru kali ini ke rumah nenek-dari-ibu lewat Jakarta (biasanya lewat puncak).
    Sekedar informasi, waktu perjalanan pergi adalah: Bandung-Jakarta 1,5 jam, Jakarta-Bogor 1,75 jam (Jagorawi macet betul... Bogor juga macet.. Maklum, Bogor kota angkot)

  8. Baru kali ini ke rumah saudara, selama di Bogor (pas ke Jakarta juga termasuk), banyak banget, ada lah 7 rumah didatengin, mulai saudara-saudaranya nenek saya (dari ayah maupun ibu), terus Nagari (kumpulan desa yang membentuk satu kesatuan, ukuran lebih kecil dari kecamatan) Rao-rao(daerah di Padang), terus yang lain-lain juga...

  9. Baru kali ini pulang dari Bogor abis shubuh (pukul 04.45), perjalanan sendiri sangatlah cepat! Bogor-Jakarta-Bandung hanya 1 jam 45 menit kurang lebih (tanpa waktu berhenti), dengan rincian: rumah nenek-dari-ibu - gerbang-tol-bogor 13 menit, gerbang-tol-bogor - gerbang-tol-jagorawi(TMII) 15 menit, gerbang-tol-jagorawi - gerbang-tol-cikampek 7 menit, gerbang-tol-cikampek - gerbang-tol-pasteur 1 jam, gerbang-tol-pasteur - rumah 10 menit... What a journey! Kalo tiap hari jalanan sepi kaya gitu, enak juga dunia :-P. Padahal sebelumnya sempat terliputi kecemasan mendalam (gak ampe segitunya deng...) disebabkan menurut berita yang dibaca [koran] dan berita yang didengarkan [radio], serta berita yang ditonton dan didengarkan [TV], antrian di pasteur mencapai 1 kilo! Yang bikin masalah itu antriannya 1 kilometer, bukan 1 kilogram (emang antrian bisa 1 kilogram??)


Satu hal yang tak disangka tak dinyana adalah ternyata masih dapet THR (selain dari ortu)... Hwahahaha... Padahal menurut perhitungan, harusnya sekarang udah ngasih THR ke adek-adek sepupu yang lucu-lucu (jadi adek sepupu yang nakal gak dikasi :P), tapi karena apa daya tangan tak sampai, belum ngasi (mudah-mudahan taun depan deh... dikasi lagi).

30.8.06

Lagi gak mood...

Pokonya hari ini saya lagi gak mood... Gak mood makan, gak mood ngetik (padahal ini lagi ngetik), terus gak mood pulang, cuma mood bernapas doang...

Aneh juga, padahal perasaan hari ini gak ada masalah ma siapa-siapa...

Terus juga, gak ada hal yang lagi dipikirin juga...

Terus aneh aja, kok bisa gak mood ya?

Mana besok jadwal kuliahnya padet mampus lagi... Jam 7 ampe jam 8 ada kuliah Intelejensia Buatan, terus jam 9 ampe jam 10 ada kuliah Intelejensia Buatan lagi, terus jam 10 ampe jam 12 ada kuliah Manajemen Industri, terus jam 12 ampe jam 13 gak ada kuliah, terus jam 13 ampe jam 15 ada kuliah Intelejensia Buatan lagi (gila, bisa-bisa mabok IB), terus dari jam 15 ampe jam 17.30 ada kuliah Sistem Temu Balik Informasi (kalo di luar ITB, banyaknya yang nulis "Sistem Temu Kembali Informasi", aneh juga, meskipun dua-duanya aneh)... Bikin mood gak tambah baik...

Meski demikian, tadi sempet tersenyum setelah membaca draft sebuah blog seorang temen... Keren deh... Terus asik juga soalnya tanggal 9 September ada nikahan anak IF 2004 ma anak UPI 2005... Dateng ah..

Udah ah, gamau banyak-banyak, kan ceritanya lagi gak mood

2.7.06

Liburanku tidak membosankan loh!

Ceritanya Admin lagi gak ada kerjaan, makanya bikin blog....

Liburan tahun ini ternyata tidak membosankan, sangat jauh dari pandangan saya (pandangan saya masih di Bandung sih).

/* flashback mode on */

Awalnya, ngira di liburan ini, bakalan menjemukan seperti taun lalu, tiap hari dateng ke kampus jam 10, ngenet di labdas sekitar 2-3 jam, terus pulang, kalopun ada tambahan itu adalah melakukan hal yang tidak penting, yaitu mencatat nilai semua anak-anak IF 2004, gila kan? Rajin betul Zakka ini... Benar-benar membosankan kan? Dan tahukah kalian wahai pembaca, kuingin bertemu membelai wajahnya, ups gak jelas... tahukah kalian wahai pembaca, itu terjadi selama dua bulan, bung! Yah gak sampe dua bulan sih, paling-paling 1 setengah bulan deng... Eh, mungkin juga sebulan lah... Pokonya lama juga kan! Setuju gak saudara pembaca...

Apalagi nih, taun lalu kan masih cupu, jadi masih malu-malu gitu main ke himpunan lah, atopun sekedar nongkrong di lab KBK (ya jelas, lah... Wajar banget), bahkan ke HMFT aja gak pernah masuk! Wajar banget kan, soalnya saya anak HMIF bukan anak HMFT...Hehehe.

Untungnya taun lalu tuh anak 2004 seperti "diwajibkan" untuk ikutan jadi panitia OSKM, soalnya itu salah satu syarat untuk jadi panitia kaderisasi di HMIF... Jadi liburan yang benar-benar menjemukan itu tidak terlalu lama, meskipun masih lama juga, sih...

Oh ya, tahun lalu itu... Kalo sekali-kalinya bosen ngenet, pasti jalan-jalan ke mall sendirian, dan bener2 jalan biasanya... Ke BIP, ke Gramedia, ke Ciwalk pun jalan, pernah sih gak jalan waktu ke BSM, tapi BSM gitu loh, jauh betul... Dan itu lumayan menghabiskan waktu dalam sehari....

/* flashback mode off */

Oke kembali ke masa kini.

Setelah UAS berakhir pada tanggal 2 Juni 2006... Masa liburan pun dimulai, belum terpikirkan cara apapun untuk membunuh kebosanan yang bisa saja timbul sewaktu-waktu kapan pun... Awalnya mikirnya gini, "ntar kalo dah mulai bosen, cari game aja, terus maenin terus"

Liburan pun dimulai pada tanggal 5 Juni 2006..
Seminggu pertama (5-9 Juni 2006) bisa dibilang berjalan biasa-biasa saja... Setiap hari dateng kurang lebih jam9-an, terus nongkrong di himpunan bentar, maen ke labdas bentar, ngenet paling-paling 1 jam, terus ke himpie lagi, nongkrong lagi, ngobrol-ngobrol ma anak-anak (biasanya sih jodoh-jodohin orang), terus makan siang... Terus ngobrol-ngobrol lagi di himpunan, biasanya obrolan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB dan setelah itu pulang (biasanya bareng si Fitri (maaf ya mas Budi))

Tanggal 7 Juni kalo gak salah pake jalan-jalan, udah gitu makan di the Kook... Ini hari yang paling menyenangkan dalam seminggu itu, meskipun bisa dibilang ada sedikit masalah juga sih (waktu itu kalo gak salah paginya ada presentasi roadshow, dan ada sedikit masalah yang meskipun sudah terselesaikan, tapi bisa mencoreng muka PSDA (bahaya euy, wajah saya jadi kotor, bukan itu aja lagi, bisa-bisa LPJ saya ditolak gara-gara ini (pikirannya mulai ngawur)))

Penilaian untuk minggu pertama : 8 out of 10, gak membosankan, menyenangkan juga... Tapi bener-bener jadi orang yang gak produktif... Gak sehat nih..

Minggu kedua (12-16 Juni 2006), kampus mengalami tingkat penyepian yang luar biasa... Hampir semua anak pulang ke daerah asalnya masing-masing... Dan saya pun ketitipan kunci bawah himpunan oleh BuRT HMIF (soalnya dia juga pergi ke suatu tempat, baca aja di situsnya), sehingga seperti semacam "kewajiban" untuk dateng ke kampus tiap hari.... Akhirnya jadi semacam jadwal dateng ke kampus tiap jam 9 AM - 4 PM (meskipun pada kenyataannya biasanya 10 AM - 8 PM)...

Di minggu kedua ini, rutinitas sedikit berubah, karena sudah mulai eksis di lab (udah jadi asisten lab nih :P)... Rutinitasnya menjadi dateng jam 9.30-an, bukain himpie (terus tutup lagi kalo gak ada orang yang mau masuk), ke lab IRK (taelaaa), ngenet di sana ampe sore biasanya, terus makan siang sendirian (biasanya nyari yang agak jauh dari kampus, bahkan sempet ampe jalan ke rumah loh..), terus balik lagi ke kampus, ngenet bentar lagi di IRK, pindah login ke himpie sore-sore jam 4-an, terus maen kartu atau catur atau igo ama anak-anak yang itu-itu aja (Let me see, Gita, Hadi, Moren, Hasan, Adegun, kadang-kadang Arya, kadang-kadang Rindu, Anggri, Gelar, hmmm sapa lagi ya??), dan ini bisa ampe malem banget, biasanya jam 9 kurang 15 menitan saya tutup himpie soalnya kalo lebih, bisa-bisa saya gak dapet angkot (jadi harus jalan dari Simpang ke Rumah, kan males tuh jauh)....

Di minggu kedua ini, pertemuan perdana asisten IRK udah dilakukan, makanya bisa eksis maen-maen ke lab tiap hari :)) Terus udah ada seabrek kegiatan yang rencananya bakal dilakuin, mulai dari makan-makan asisten + dosen IRK (kok saya jadi PJ-nya??), nyiapin pembuatan toko IRK (si Shanti PJ-nya), eksplorasi (Ilham PJ-nya), admin (Made), en Mading IRK (Mira PJ-nya), jadi tinggal si Fajrin yang belum kebagian tugas, gapapa lah, dia kan akan segera membela negara untuk mengikuti International Mathematics Competition. Keren banget kan!

Penilaian untuk minggu kedua : 7.5 out of 10, agak membosankan... Kadang-kadang pernah ampe jam 5 sore dan gak ada orang untuk ditantangin maen catur atau igo atau kartu.... Akhirnya pulang dengan lunglai, meskipun pulangnya dengan kaki atau dengan angkot, meski sebenernya pulangnya ma orang-orang di dalem angkot yang sama meskipun mereka gak ikut ke rumah saya (ups, GJ nih)

Yak yak yak... Sekarang kita berada di minggu ketiga (19-23 Juni 2006). Bisa dibilang kegiatan di minggu ini gak jauh berbeda ma minggu kedua, ke kampus jam 10-11 (pernah ampe jam 12 baru dateng :P), terus ke IRK bentar ampe jam 1 ato jam 2 gitu, terus makan siang (kalo di rumah belum makan siang), terus ke himpie ampe jam 5-an, kalo ampe jam segitu belum ada yang dateng (dan seringnya itu yang terjadi), maka langsung pulang. Kalo ada yang dateng (bangsa Hadi, Gelar, Gita, Hasan) maen kartu dulu ampe malem.

Tambahan kegiatan di minggu ketiga cuma sekali, yaitu ngawasin anak-anak USM Kemitraan (kalo istilah kerennya "Bridging Program") buat pelatihan komputer, pelatihannya sendiri cuma Explorer + Microsoft Office kayanya... Gak banyak lah materinya... Tapi lumayan, kabar-kabarnya dibayar.

Penilaian untuk minggu ketiga : 6.5 out of 10, membosankan... Gak sampe autis sih... Tapi bener-bener membosankan dan emang, produktivitasnya ampir gak ada sama sekali... Mirip minggu kedua dengan frekuensi pulang lebih awal lebih banyak daripada frekuensi pulang malam....

Okey, memasuki minggu keempat (26-30 Juni 2006), tingkat penyepian kembali bertambah, tapi itu sebenernya gak ngaruh ke kehidupan saya, toh tetep aja emang orang-orang yang suka ke himpunan masih itu-itu aja... Rutinitas pun kembali berubah, sekarang rutinitasnya benar-benar RUTIN dan WAJIB, yaitu TFT @ MIC (Training for Trainers di Microsoft Innovation Center) dari jam 9 pagi ampe jam 5 sore, lumayan dikasi coffee break dua kali + makan siang. Awalnya sih iseng-iseng nge-propose CV ma Essay ini, eh gak taunya keterima, lumayan buat ngisi waktu liburan dengan kegiatan yang lebih produktif lah... Abis MIC langsung pulang ato kalo ada anak-anak lain di himpunan, biasanya menyempatkan diri maen catur atau kartu dulu.

Sayangnya itu, ternyata kita (yang lolos seleksi untuk ikutan TFT itu) dikontrak ma MIC-nya buat kelak menjadi periset atau trainer-nya mereka, emang sih di kontraknya itu ditulisin dengan jelas kalo kita bakal diberi penghargaan sesuai dengan anggaran MIC, tapi gak jelas nih angkanya.. Lagipula masih belum jelas waktu-waktunya... Jangan-jangan waktu kita cuma buat tidur, kuliah, ma ngurusin MIC... Ato bahkan jangan-jangan waktu kuliahnya keambil karena disuruh jadi trainer, belum kepikiran sampe situ sih sebenernya, tapi kalo itu terjadi, udah siap untuk memberontak :P (gila, udah teken kontrak, pake materai pula, masih aja mau memberontak [alah, cuma materai Rp.3000,- gini] )

Dan sayangnya yang kedua, gara-gara MIC ini saya jadi lepas ngawasin anak-anak USM deh... Sayang kan bayaran jadi berkurang

Penilaian untuk minggu keempat : 8.5 out of 10, cukup mengasyikkan... Meskipun gak habis pikir, si Microsoft ini udah mikir belum ya bikin kurikulum buat TFT-nya?? Masa' hari pertama untuk diajarin yang advanced banget, ASP.NET di hari pertama aja udah jauh banget, hari kedua langsung bikin Photo Album, dan hari ketiga udah bikin Chat Room... Gila kan? Dan lebih gila lagi, waktu di hari keempat, dengan trainer yang berbeda, kita diajari dari awal lagi, dari bahasanya lagi, tentang keistimewaan C# dll... Kan kesannya materinya kebolak-balik nih... Payah ah...

Em, sekarang tanggal 2 Juli 2006, akan segera memasuki liburanku minggu ke-5... Kayanya minggu ke-5 ini akan "sama persis" dengan minggu ke-4, soalnya TFT-nya masih seminggu ini lagi... Capek juga sih, tapi gapapa...

Kalo menurutku juga, tingkat keramaian kampus di minggu ini akan mulai meningkat seiring dengan semakin dekatnya semester I tahun ajaran 2006/2007 (ya ampun, saya udah mau masuk tingkat 3, gak kerasa banget). Lagipula di tanggal 10 Juli 2006 udah ada tes bagi siapa-siapa yang mau jadi Korps Asisten Comlabs, menurutku sih tingkat keramaian kampus akan bertambah, tapi mungkin belum cukup signifikan... Kayanya tingkat peningkatan keramaian kampus yang paling signifikan itu di minggu ke-6 atau minggu ke-7... Soalnya emang ada wisudaan, terus ada perwalian, pengisian FRS, dan lain-lain.....

Hmmm... Kayanya segitu dulu aja deh, ntar kasian yang baca, panjang banget soalnya.

Makasi buat yang dah mau baca, cerita selanjutnya mungkin masih agak lama, tunggu aja deh tanggal mainnya..... Dagggg